Minggu, 03 Desember 2017

Belajar Indikator Ichimoku Kinko Hyo


Cara Menggunakan Indikator Ichimoku Kinko Hyo


Definisi Ichimoku

Ichimoku Kinko Hyo adalah alat analisis teknis yang komprehensif diperkenalkan pada tahun 1968 oleh Tokyo kolumnis Goichi Hosoda. Konsep sistem ini adalah untuk memberikan visi langsung sentimen tren, momentum dan kekuatan sekilas mengamati semua lima komponen Ichimoku dan harga dalam hal interaksi di antara mereka dari jenis siklus yang terkait dengan dinamika kelompok manusia.


Cara Menggunakan Indikator Ichimoku

Indikator Ichimoku terdiri dari lima baris yang semua dapat berfungsi sebagai garis support atau resistance yang fleksibel, dimana yang cross mungkin juga dianggap sebagai sinyal tambahan:




  1. Tenkan-Sen (garis Konversi, warna merah)
  2. Kijun-Sen (garis dasar, warna biru)
  3. Senkou Span A (Span utama A, batas kuning awan)
  4. Senkou Span B (Span Utama B, batas putih awan)
  5. Chikou Span (Lagging span, hijau)
Kumo (Cloud) adalah elemen sentral dari sistem Ichimoku dan merupakan area support atau resistance . Hal ini dibentuk oleh Senkou Span A (Span utama A) dan Senkou Span B (Span Utama B).

Menentukan arah trend dan koreksi:
  • Harga bergerak di atas awan menunjukkan tren naik
  • Harga bergerak di bawah awan menunjukkan downtrend
  • Harga bergerak di dalam awan menunjukkan tren menyamping (sideways)
  • Cloud berubah dari coklat ke putih menunjukkan koreksi selama uptrend
  • Cloud berubah dari putih ke coklat menunjukkan koreksi pada kondisi downtrend
Menentukan support dan resistance:
  • Senkou Span A berfungsi sebagai garis support pertama untuk uptrend
  • Senkou Span B berfungsi sebagai garis support kedua untuk uptrend
  • Senkou Span A berfungsi sebagai garis resistance pertama untuk downtrend
  • Senkou Span B berfungsi sebagai garis resistance kedua untuk downtrend

Sinyal beli/ Sell yang kuat terjadi di atas atau dibawah awan:
  • Jika garis Tenkan-Sen (garis Konversi) melintasi Basis line (Kijun-Sen) dari bawah keatas adalah sinyal untuk membeli
  • Jika garis Tenkan-Sen (garis Konversi) melewati Kijun-Sen dari atas ke bawah adalah sinyal untuk menjual

Sinyal Jual/Beli kurang dapat diandalkan terjadi di dalam awan:
  • Jika garis Tenkan-Sen (garis Konversi) melintasi Basis line (Kijun-Sen) dari bawah keatas adalah sinyal untuk membeli
  • Jika garis Tenkan-Sen (garis Konversi) melewati Kijun-Sen dari atas ke bawah adalah sinyal untuk menjual


Strategi Perdagangan Ichimoku

Pedagang menggunakan strategi Ichimoku untuk mengidentifikasi tren. Untuk sinyal bullish strategi trading ini menetapkan tiga kriteria. Pertama, tren bullish saat harga mencapai di atas garis terendah awan. Kedua, sinyal bullish memicu (trigger) ketika harga berbalik dan mencapai di atas Line Konversi (Tenkan-Sen). Dan ketiga, tren bullish saat harga bergerak di bawah Base Line (Kijun-Sen).


Formula Ichimoku

  • Tenkan-Sen adalah (periode-9 tinggi + 9-periode rendah) / 2
  • Kijun-Sen adalah (periode 26 tinggi + 26-periode rendah) / 2
  • Senkou Span A ( adalah (Tenkan-Sen + Kijun-Sen) / 2
  • Senkou Span B adalah (periode 52-tinggi + 52-periode rendah) / 2
  • Chikou Span adalah harga penutupan diplot 26 periode di masa lalu





SHARE THIS

Author:

4 komentar:

  1. Penjelasan yang bagus.Mendorong cari tahu lebih.tq Lab Forex.

    BalasHapus
  2. Penjelasan yang bagus.Mendorong cari tahu lebih.tq Lab Forex.

    BalasHapus
  3. Bismillaah, waaaah,, ibu tri... meninggalkan pesan yah disini...

    BalasHapus
  4. ichimoku si indikator lengkap ,, ada trend , potensial support resistance , dan sinyal sinyal :)

    BalasHapus