Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Agustus 2017

Senin, 21 Agustus 2017

JAPANESE ECONOMIC REVIEW

JAPANESE ECONOMIC REVIEW

By : Midun Anthoni Banjarnahor

Jepang merupakan salah negara Asia yang ekonominya sudah di akui dunia. Menjadi negara yang dipercaya sebagai salah satu tempat untuk investasi yang aman ( Safe Haven) membuat Jepang menjadi Negara maju yang mempengaruhi perekonomian dunia. Salah satu alasannya adalah pasca Perang Dunia II , dimana negeri tersebut menjadi antah berantah namun dalam waktu yang singkat bisa bangkit, menjadi penguasa pasar Telekomunikasi, Mesin ,Elektronika dan Robotika. Namun letak geografis Jepang yang merupakan negara kepulauan terdiri dari banyak gunung merapi aktif. Kondisi tersebut tentu memiliki sisi negatif yaitu sangat rentan terjadi Bencana Alam baik gempa bumi maupun Tsunami sehingga kondisi tersebut juga cenderung akan mempengaruhi ekonomi jepang.




Kita lihat ekonomi jepang 2 Bulan terkahir sampai pada saat ini terlihat inflasi yang masih stagnan, trade balance yang masih surplus namun sedikit menurun , GDP yang Meningkat lumayan pesat dan industri manufaktur yang masih ekspansif namun terlihat mengalami penurunan. Dalam kondisi tersebut sebenarnya diharapkan mata uang YEN mengalami pelemahan sehingga bisa memacu kenaikan inflasi, meningkatkan tradebalance agar semakin surplus dan gpd yang meningkat. Terlihat keanehan yang terjadi dimana GDP meningkat namun inflasi yang stagnan menandakan ada sesuatu yang tidak sehat di Jepang. Kebutuhan hidup yang tinggi tidak sebanding dengan daya beli masyarakat yang menyebabkan kondisi stagflasi.

Mata uang Yen terlihat mengalami penguatan di 2 bulan terakhir yang disebabkan oleh issue geopolitik antara Amerika dengan Korea Utara yang tidak menentu. Kondisi yang sempat memanas membuat investor takut untuk menetapkan dana di Amerika yang dikenal sebagai negara super powernya dan cenderung akan beralih ke negara negara safe Haven yang salah satunya adalah jepang. Di kondisi ini menjadi hal yang sangat tidak mengenakkan bagi jepang dimana penguatan mata uang ini akan menjadi tekanan bagi ekonomi Jepang. Penguatan tersebut kembali akan menekan inflasi, bisa merusak GDP yang sudah meningkat pesat dan kondisi ekspor yang akan dirugikan karena penguatan ini akan mengurangi ekspor jepang. Namun sungguh tidak mungkin jepang menolak investor masuk ke negara tersebut karena jika demikian sama halnya jepang menolak kerjasama dengan negara lain.
Yang diharapkan di masa depan adalah Issue Perang  antara Amerika dan Korea dapat diselesaikan secara negosiasi tanpa menyakiti salah satu pihak. Dengan kondisi tersebut maka JPY cenderung akan kembali lepas dari tekanan akibat  penguatan mata uang dan bisa melanjutkan plan mereka kedepannya untuk mencapai target inflasi 2%. Solusi lain yang saya lihat adalah dengan menambahkan kembali stimulus ke pasar dengan tujuan pelemahan mata uang YEN.
Jika nanti USD menguat baik itu dengan gagalnya perang antara Amerika dan Korea Utara , maupun kenaikan Suku bunga yang rencananya akan dilakukan oleh The FED maka jangka panjang YEN akan kembali melemah ke angka 114, 115 bahkan ke 120.
Namun Andai perang terjadi , atau USD kembali melemah dengan gagalnya kenaikan suku bunganya maka kemungkinan pegerakan penguatan jepang akan menuju ke angka 108, 104, bahkan ke angka 100.

*
Garis hijau adalah Resistance maupun target pergerakan harga
Garis Hijau adalah Support maupun target pergerakan harga



Minggu, 06 Agustus 2017

Insight ReportKu - Analisa & Preview Data Rilis Agustus 7 - 11, 2017

Insight ReportKu - Analisa & Preview Data Rilis Agustus 7 - 11, 2017

Senin, 7 Agustus 2017
Time
Data Rilis
Prev
Forc
02.15 pm
CHF Inflation Rate MoM
- 0.1%
- 0.2%
02.15 pm
CHF Inflation Rate YoY
0.2%
0.2%
Inflation Rate
Merupakan sebuah data yang memberikan informasi mengenai naiknya harga barang dan jasa yang diiring oleh naiknya daya beli secara terus menerus dalam periode waktu tertentu.

Data inflasi merupakan indikator utama yang digunakan Bank Central untuk mengutak atik suku bunga. Inflasi yang cenderung meningkat, cenderung akan memicu Bank Central untuk mengutak atik suku bunga (menaikan suku bunga) yang akhirnya data inflasi yang cenderung meningkat, cenderung akan membuat menguatnya mata uang.

Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, dimana memberikan informasi mengenai turunnya harga barang dan jasa yang diiringi oleh turunnya daya beli secara terus menerus dalam periode waktu tertetu. Dan angka indeksnya menggunakan angka negatif. Dan untuk menanggulangi deflasi salah satu caranya dengan menurunkan suku bunga, yang cenderung akan berdampak melemahnya mata uang.

Senin 7 Agustus 2017, Switzerland akan merilis data inflasi bulanan dan data inflasi tahunan yang dimana diperkirakan inflasi bulanan akan rilis – 0.2%, dan inflasi tahunan akan rilis 0.2%.
Switzerland Inflation Rate
Berdasarkan dari data bulanan data tersebut mengalami deflasi, dan diperikirakan deflasinya akan membesar dilevel – 0.2%, sedangkan dari data tahunan masih terlihat dalam keadaan inflasi, namun terlihat dalam kondisi menurun. Dan diperkirakan data tahunan inflasi nya cenderung tetap di level 0.2%. dari 2 data tersebut, mata uang CHF cenderung akan melemah dan USDCHF cenderung akan bergerak Bullish.

Rabu, 9 Agustus 2017
Time
Data Rilis
Prev
Forc
02.15 pm
USD Crude Oil Inventories
- 1.5 M
- 1.5 M
Crude Oil Inventories
Merupakan data rilis yang memberikan informasi mengenai stok minyak di Amerika. Data ini cenderung dapat berimbas pada mata uang USDCAD. Amerika merupakan penghasil minyak terbesar di dunia dan juga merupakan pemakai minyak terbesar di dunia, dan sering kali Amerika tidak dapat memenuhi kebutuhan minyaknya sendiri oleh karena itu Amerika harus mengimpor minyak.

Amerika mengimpor minyak dari Canada, sebab Canada merupakan negara penghasil minyak terbesar di dunia dan penghasilan terbesar Canada merupakan dari ekpor minyak. Dan di dukung letak geografis Amerika dan Canada yang cenderung akan menghemat biaya impor minyak dari Canada.

Angka indeks positif, dikatakan surplus. Dimana memberikan gambaran tentang persediaan minyak Amerika banyak dan tidak perlu mengimpor. Sehingga demand terhadap oil turun, dan harga minyak cenderung akan melemah serta mata uang CAD  pun cenderung akan melemah.

Angka indeks negatif, dikatakan defisit. Dimana memberikan gambaran tentang persediaan minyak Amerika habis (kurang) sehingga mengharuskan impor. Sehingga demand terhadap oil naik, dan harga minyak cenderung menguat serta mata uang CAD pun cenderung akan menguat.

OIL Surplus -> Demand Turun -> OIL turun -> CAD Melemah -> USDCAD bullish.
OIL Defisit -> Demand turun -> OIL naik -> CAD Menguat -> USDCAD bearish.
United States Crude Oil Stocks Change
Berdasarkan dari data oil, telihat kondisi terakhir defisit mulai mengecil, yang memberikan gambaran mulai menurunnya jumlah impor oil Amerika. Dan pekan ini diperkirakan data Crude Oil Inventories akan rilis -1.5 M, jika diperhatikan ini cenderung akan rilis sama seperti periode sebelumnya, dan andai rilis sesuai perkiraan atau bahkan defisitnya kembali membesar harga oil cenderung akan menguat dan mata uang CAD cenderung akan menguat yang akhirnya USDCAD cenderung akan bergerak bearish. Namun, jika ternyata rilis di angka positif, ini memberikan gambaran stok oil Amerika kembali banyak yang cenderung tidak perlu impor minyak dan harga oil cenderung akan melemah serta mata uang CAD cenderung akan melemah yang akhirnya USDCAD cenderung akan bergerak bullish.

Kamis, 10 Agustus 2017
Time
Data Rilis
Prev
Forc
04.00 am
NZD Official Cash Rate
1.75%
1.75%
04.00 am
RBNZ Monetary Policy Statment


Official Cash Rate
Merupakan kebijakan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Reserve Bank of New Zealand guna menjaga kestabilan ekonomi. Kebijakan suku bunga dilakukan dalam satu bulan sekali. Beberapa indikator ekonomi yang biasanya digunakan oleh Bank Central dalam mengutak atik suku bunga diantaranya :
1.    Balance of Trade
Merupakan indikator mengenai kondisi ekspor impor. Dimana angka indeks positif dikatakan sebagai kondisi surplus dimana kondisi ini memberikan gambaran kalau kondisi ekspor lebih besar daripada impor. Dan angka indeks negatif dikatakan sebagai kondisi defisit dimana kondisi ini memberikan gambaran kalau kondisi impor lebih besar daripada ekspor. Balance of trade merupakan faktor pendukung dalam membuat kebijakan suku bunga dan motivasi menaikan atau menurunkan suku bunga terletak pada Balance of Trade. dengan kondisi surplus desakan ke Bank Central untuk ‘melemahkan’ mata uang dan dengan kondisi defisit desakan ke Bank Central untuk ‘menguatkan’ mata uang.
New Zealand Balance of Trade
Dari data balance of trade, terlihat trendnya sedang naik dan di tahun 2017 sudah dalam keadaan surplus dimana sebelumnya terlihat dalam keadaan defisit. Melihat kondisi tersebut, data balance of trade cenderung akan memberi desakan pada Reserve Bank of New Zealand untuk ‘melemahkan’ mata uang NZD.

2.    Inflation Rate
Merupakan indikator ekonomi mengenai naiknya harga barang dan jasa yang diiringi oleh meningkatnya daya beli secara terus menerus dalam periode waktu tertentu. Inflasi merupakan faktor pemicu Bank Central dalam mengambil kebijakan tentang suku bunga. Inflasi yang cenderung meningkat, maka akan memicu Bank Central mengambil kebijakan untuk menaikan suku bunga, begitu sebaliknya inflasi yang cenderung menurun, maka akan memicu Bank Central mengambil kebijakan untuk menurunkan suku bunga.
New Zealand Inflation Rate
Melihat dari pertumbuhan inflasi New Zealand, pada kuartal pertama inflasi berada di level 2.2%, pertumbuhan ini pertumbuhan inflasi tertinggi sejak Juli 2014.Namun dalam periode terakhir terlihat terjadi penurunan dan sekarang pertumbuhan inflasi berada di level 1.7%. Dengan melihat kondisi tersebut, belum memicu Bank Central untuk menaikan suku bunganya.

3.     GDP Growth Rate
Merupakan indikator ekonomi mengenai pertumbuhan ekonomi secara terus menerus dalam periode waktu tertentu. Data ini angka indeksnya diharapkan selalu meningkat dan juga data ini menjadi faktor pemicu bagi Bank Central dalam mengutak atik suku bunganya. Angka indeks yang cenderung meningkat, akan memicu Bank Central untuk menaikan suku bunganya, sedangkan angka indeks yang cenderung menurun, akan memicu Bank Central untuk memangkas suku bunganya.
New Zealand GDP Growth Rate
Melihat kondisi pertumbuhan GDP terakhir, sekilas terus menerus mengalami penurunan sejak Januari 2016. Dengan kondisi tersebut, cenderung akan memicu Bank Central untuk memangkas suku bunganya.
Kesimpulannya :
Dengan melihat kondisi ekonomi di New Zealand saat ini suku bunga cenderung akan dipertahankan oleh Reserve Bank of New Zealand pada level 1.75% dengan pontesi mata uang NZD cenderung dilemahkan dikarenakan dari data balance of trade sedang dalam kondisi surplus dan data GDP yang cenderung memberi warning kepada Bank Central untuk segera dibenahi yang nantinya diharapkan melemahnya mata uang NZD data GDP bisa meningkat dari periode sebelumnya.

Jumat, 11 Agustus 2017
Time
Data Rilis
Prev
Forc
07.30 pm
USD Inflation Rate
1.6%
1.7%

Inflation Rate
Merupakan sebuah data yang memberikan informasi mengenai naiknya harga barang dan jasa yang diiring oleh naiknya daya beli secara terus menerus dalam periode waktu tertentu.

Data inflasi merupakan indikator utama yang digunakan Bank Central untuk mengutak atik suku bunga. Inflasi yang cenderung meningkat, cenderung akan memicu Bank Central untuk mengutak atik suku bunga (menaikan suku bunga) yang akhirnya data inflasi yang cenderung meningkat, cenderung akan membuat menguatnya mata uang.
United States Inflation Rate
Dari data inflasi US saat ini, ditahun 2017 dari periode ke periode terus menerus petumbuhan inflasinya mengalami penurunan. Dan diperkirakan pertumbuhan inflasi pekan ini akan meningkat 1,7%, andai sesuai perkiraan artinya terjadi peningkatan pertumbuhan inflasi dari periode sebelumnya yang cenderung akan berimbas menguatnya mata uang USD, dan jika ternyata kembali mengalami penurunan rilis di bawah level 1,6% ataupun 1,5% maka akan berimba melemahnya mata uang USD.

Analisa Teknikal NZDUSD
Berdasarkan Analisa Weekly, trend pair NZDUSD masih dalam keadaan trend bearish.  Level fibonacci 50% dan level resisten 0.75616 yang tidak berhasil di breakout serta munculnya kembali candle bearish, Pekan ini saya cenderung akan mencari posisi sell pada pair NZDUSD dengan catatan mampu breakout support level 0.74023 dengan potensi harga akan bergerak menuju harga 0.72623. dan apabila ternyata level fibonacci 50% dan level resisten 0.75616 mampu di breakout, maka potensial harga akan menuju level resisten berikutnya dilevel 0.77450.


"laporan ini bukan merupakan laporan/catatan trading yang luar biasa. Jadi catatan ini tidak menjamin anda kemudian akan pasti memperoleh keuntungan di tiap transaksi trading anda”.

Regards,
                        
 NovanFR 


Sabtu, 05 Agustus 2017

TRADING PLAN 7 AGUSTUS SAMPAI 11 AGUSTUS

TRADING PLAN 7 AGUSTUS SAMPAI 11 AGUSTUS

Analisa disajikan oleh Midun Anthoni "Squad"


RABU, 9 AGUSTUS 2017

Sebagai negara konsumen minyak yang sangat besar, walaupun negara amerika merupakan negara penghasil minyak namun belum lah cukup untuk konsumsi bagi negaranya sendiri sehingga amerika sering kali melakukan impor minyak dari negara lain untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan minyak tersebut cenderung akan meningkatkan demand terhadap minyak. Dengan keadaan supply yang di anggap tetap namun permintaan (demand) yang meningkat, maka cenderung akan menaikkan harga minyak. Kenaikan harga minyak akan mempengaruhi mata uang negara negara pengekspor minyak seperti Canada dimana mata uang canada biasanya akan menguat dan disamping itu Pendapatan ekspor kanada yang terbesar adalah berasal dari sektor minyak yaitu sebesar 19%. Sehingga jika stok minyak amerika dalam kondisi minus (defisit) maka amerika akan melakukan import minyak dan import minyak ini tentunya meningkatkan demand ke minyak yang akan mengakibatkan harga minyak cenderung naik. Secara singkat berikut proses hubungan antara stok minyak US dengan mata uang Kanada (CAD).
Diprediksi akan defisit di angka -1.5 dan menurut saya cenderung akan menguatkan CAD. Namun akan menjadi berita yang menarik jika rilis menembus resisteance  merah 
(BULLISH USDCAD)  atau menembus Support biru ( BEARISH USDCAD).

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017

Suku Bunga menjadi berita yang memiliki Impact besar ke pasar. Dimana yang berhak untuk menentukan suku bunga tersebut adalah kewenangan dari Bank Central dari negara masing masing dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi si negara tersebut. Beberapa indikator  yang dapat digunakan untuk memprediksi mengenai suku bunga adalah :

1. Inflasi : yaitu meningkatnya harga barang/jasa dalam kurun waktu tertentu yang diikuti oleh daya beli masyarakat yang meningkat pula. Inflasi adalah salah satu alasan bank central untuk mengatur tingkat suku bunga. Inflasi yang meningkat cenderung menjadi tekanan bagi bank central untuk menaikkan suku bunga, dan suku bunga yang naik cenderung akan menguatkan mata uang. Demikian sebaliknya.

Terlihat dari grafik bahwa inflasi new zealand dalam trend meningkat namun di akhir terjadi penurunan. Sehingga dari sisi inflasi belum ada tekanan bagi bank central untuk menaikkan suku bunga.

2.Trade Balance adalah selisih antara ekspor dan impor. Kondisi surplus dimana ekspor lebih besar dari impor yang dalam kondisi tersebut cenderung lebih menguntungkan jika mata uang dilemahkan. Dan sebaliknya defisit jika ekspor lebih kecil daripada impor

Kondisi Surplus cenderung lebih menguntungkan jika mata uang melemah dan solusi  pelemahan mata uang ini salah satunya adalah menurunkan suku bunga.

3.GDP yaitu tingkat perkembangan perekonomian suatu negara. GDP yang meningkat menunjukkan kondisi perkembangan negara yang sedang dalam kondisi membaik sementara GDP dalam trend menurun menunjukkan kondisi ekonomi yang tidak begitu baik. GDP yang meningkat cenderung mendukung untuk menguatkan mata uang

Kondisi GDP terlihat dalam trend menurun namun di akhir mulai meningkat lagi. Jika menaikkan suku bunga pada kondisi ini cenderung akan menyakiti GDP lagi.
Dari ketiga data terlihat belum ada masalah ekonomi yang cukup mendesak sehingga saya berpendapat akan HOLD suku bunga dan andai rilis Hold suku bunga, maka cenderung akan menguatkan mata uang NZD. Kemungkinan pergerakan akan terjadi di pers conference. Andai nada Hawkish maka cenderung akan menguatkan mata uang NZD dan andai dovish cenderung akan melemahkan mata uang NZD.



JUMAT,11 AGUSTUS 2017


Kemudian yang menjadi penggerak harga adalah berita speak berikut. Andai nada nya hawkish maka cenderung akan menguatkan mata uang dan andai Dovish maka cenderung melemahkan mata uang.



Inflasi adalah meningkatnya harga barang/jasa dalam kurun waktu tertentu yang diikuti oleh daya beli masyarakat yang meningkat pula. Inflasi adalah salah satu alasan bank central untuk mengatur tingkat suku bunga. Inflasi yang meningkat cenderung menjadi tekanan bagi bank central untuk menaikkan suku bunga, dan suku bunga yang naik cenderung akan menguatkan mata uang. Demikian sebaliknya.


Diprediksi inflasinya meningkat ke 0.2 dan andai rilis sesuai prediksi cenderung akan menguatkan USD.
















REKOMENDASI BROKER KLIK GAMBAR DIBAWAH